SEBUAH NYAYIAN DARI KIDAL

SEBUAH NYAYIAN DARI KIDAL

0 74

Kidal, 7 Juni 2018 ( Kamis Wage )

Pagi yang cerah di Desa Kidal Kecamatan Tumpang,  masyarakat seperti biasa ada yang pergi ke pasar Desa Kidal , keladang dan juga beraktivitas seperti biasanya, tapi ada yang tidak biasa pagi itu yaitu dengan adanya pemasangan sepanduk dibeberapa ruas jalan yang rusak. Inti dari pemasangan sepanduk itu adalah kerena beberapa warga yang ingin menyampaikan aspirasi karena mereka menganggab bahwa ruas jalan yang berada di ruas depan rumah mereka tidak diperhatikan Pemerintah Desa.

Muspika Tumpang melihat permasalahan tersebut langsung tanggab dan melakukan koordinasi dengan cepat, Camat Tumpang ( Sugeng Prayitno, S.Sos ) memerintahkan Kasi trantib kerana beliau sedang ada acara di tempat lain dan juga Kapolsek ( AKP Jusuf Suryadi ) Dan Ramil Tumpang ( Kapten. Kav. Darto S. ) juga turut hadir dari Kasubag PU Tumpang Bpk. Samsul Arifin. dari pihak masyarakat yang hadir sebagai perwakilan 6 orang yang dipimpin oleh Sutrisno, Dusun Kidal Krajan Rt. 31 Rw. 02 Desa Kidal Kecamatan Tumapang.

Koordinasi dilakukan di Balai Desa Kidal, sambutan Kepala Desa Kidal ( Achmad Taufik ) menyampaikan terimaksih pada perwakilan yang hadir dan yang memasang sepanduk serta bener yang intinya minta agar jalan yang rusak segera diperbaiki, namun Kepala Desa minta agar aspirasi apapun dikomunikasikan dulu dengan Desa kita terbuka untuk diajak duduk bersama dan berbicara.

sambutan dilanjutkan dengan tanya jawab yang intinya memberikan kesempatan pada warga yang hadir untuk bertanya kepada pihak terkait. setelah tanya jawab dan ada penjelasan dari Kasubag PU Kecamatan Tumpang ( Samsul Arifin ) warga bertambah paham bagaimana prosedur membangun dan apa saja yang harus di lalui serta yang dibangun itu tanggung jawab pihak mana Desa atau pihak ketiga. Setelah mendengankan penjelasan dari pihak Muspika¬† warga yang datang menyatakan paham dan menyampaikan permohonan maaf atas apa yang dilakukan itu provokativ¬† “grusah grusuh”.

jika semua pihak sudah duduk bersama dan saling menghormati maka sebuah nyayian sumbang akan menjadi nyayian yang merdu dan semua pihak akan senang untuk mendengarkan.

 

 

 

SIMILAR ARTICLES

0 25

0 28

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>