Monthly Archives: Juli 2018

0 51

Ruwatan Sengkala Nagari Bur – Manuk & Pementasan Sendratari Garudeya dalam Rangka Pelestarian dan Pengembangan Budaya Nusantara bertempat di Candi Kidal Jalan Raya Kidal Desa Kidal Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang yang dihadiri oleh Bapak Bupati  Malang H. Rendra Kresna. Dalam sambutan beliau menyampaikan  :

  • Ucapan salam dan Puji syukur dn Penghormatan kpd sesepuh dan Tokoh Budaya serta Sesepuh Kraton Undangan, beserta muspika dan jajaranya.
  • Upacara Tradisi Ruwatan bertujuan Mulia, ikut menjaga kedamaian ketrentraman, ketertiban, keamanan di jauhkan dari bahaya Sengkolo atau Bencana.
  • Mempertahan dn melestarikan Kebudayaan yg di turunkan dari leluhur sesepoh ( jgn lupa dan hrs mempertahan tradisi Kebudayaan leluhur asli Pribumi/lokal ) agar tdk tergerus dg kebudayaan baru/modern yg berasal dari luar/Negara Asing.
  • Dengan menjaga dan Melestarikan Kebudayaan Peninggalan Situs Bersejarah Kerajaan masa lalu dapat meningkatan kesejahteraan Masyarakat sekitarnya krn banyaknya kunjungan Turis Lokal maupun Mancanegara.
  • Perjalanan rangkaian sejarah harus di Uri – uri di teruskan ke generasi muda jaman sekarang sehingga Generasi muda sekarang mengerti asal usul dan Sejarah bangsa kita, jauh sebelum bangsa kita berdiri sudah ada tatanan Peradapan melalui Kerajaan2 yg pernah ada, yg dpt kita rasakan wujudnya hingga sekarang yaitu lambang Burung Garuda yg dulu di sebut Garudeya.
  • Mari bersama – sama bersinergi baik dari Dinas Pariwisata, Muspika dan peran serta masyaralat sekitar, turut berpartisipasi ikut menjaga dan melestarikan budaya lokal guna mendukung Program Bupati yg salah satunya Peningkatan dan Pengembangan Sektor Pariwisata.

Setelah sambutan Bapak Bupati dilanjutkan Sendra Tari Wayang Orang dengan Cerita Garudeya, Dalang moderator, Ki Sholeh Mangun Darmo.

0 33

Kalau Kabupaten Malang ada KRPL ( Kawasan Rumah Pangan Lestari ), suatu program dimana usaha untuk menyediakan pangan baik sayur atau makanan penunjang lainya yang dapat disediakan di kawasan

lingkungan dimana kita tinggal maka di Kantor Kecamatan Tumpang juga menyediakan tanaman yang menunjang gizi bagi pegawainya.

Kantor kecamatan Tumpang yang baru selain berfungsi sebagai pelayanan juga difuingsikan sebagai penyedia tanaman untuk pangan, seperti sayur buah . Saat ini koleksi untuk jenis tanamana pangan sudah ada 28 jenis , terdiri dari : 15 Jenis tanaman sayur, 9 jenis tanaman buah, 4, jenis tanaman pangan, d

ari jumlah tersebut masih diusahakan untuk menambah berbagai jenis tanaman atau jenis makanan lain yang dapat menyediakan makanan sendiri buat staf atau pegawai kecamatan sendiri. Camat Tumpang ( Sugeng Prayitno,S.Sos ) sudah berencana ” iki nek di kek i kolam banyune kari ngilekno kenek digawe ngingu iwak emas utowo Gurame,”. Dengan menjunjuk lahan yang masih kosong, “ini kalau dibuat kolam airnya kan tinggal mengalirkan saja bisa dibuat pelihara ikan Emas atau Gurame”. dari staf bahkan ada yang mengusulkan untuk diberi Gazebo diatas kolam.

Penunjang program KRPL di  kantor Kecamatan Tumpang ditunjang dengan lahan yang masih subur, Pimpinan, serta staf yang juga hobi berkebun dan juga 2 tukang kebun serta berfungsi sebagai tukang kebersihan. Dalam hal pengadaan jenis tanaman biasanaya memesan atau memerintahkan perangkat Desa untuk membelikan  di Desa masing masing baik jenis sayur maupun buah yang cocok dengan ketinggian dan jenis tanah yang ada di kawasan kantor Kecamatan tumpang. Perawatan selain 2 tukang kebun juga semua Pegawai atau staf diwajibkan untuk mengurus atau memperhatikan tanaman yang ada, terutama di hari jum’at selalu diadakan kerjabakti.

 

 

Out Put : Dalam jangka waktu Empat bulan pindah Kantor kecamatan Tumpang sudah bisa menyediakan sayur dan buah sendiri untuk kebutuhan konsumsi pegawai-nya setiap hari, karena ada indikasi masakan atau makan yang dijual kadang diangggab kurang sehat maka pimpinan ( Bpk. Camat Sugeng Prayitno, S.Sos ) memerintahkan agar menyediakan konsumsi / masakan sendiri dari hasil kebun, dengan makanan yang sehat maka akan menunjajang kinerja yang kuat.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

0 141

Ucapan salam dan terimakasih kepada undangan yg hadir pada rapat pembentukan panitia PHBN dan Hari jadi Kabupaten malang pada hari ini. Kegiatan Pembebtukan Panitia ini adalah agenda rutin yg kita lakukan setiap tahun dan merupakan agenda tahunan Kabupaten Malang yang membedakan yaitu tempat pelaksanaan, berdasarkan usulan dan referensi kegiatan yg sebelumnya maka pusat kegiatan sering berganti tempat. Pelaksanaan untuk tahun sekarang Pameran/expo Tahun 2018 akan dilaksanakan di bulan Agustus ini juga berdasarkan masukan mengingat sebelumnya expo dilaksanakan bulan November, di bulan ini cuaca sering hujan sehingga dimajukan. Dari rencana tersebut mohon setiap kepala desa untuk menyiapkan produk unggulan untuk pameran baik produk pertanian maupun industri kecil rumah tangga (home indutri ) kerajinan. Untuk stan nanti minimal 5×5 dan mudah mudahan nanti cukup tempat untuk pameran produk Kec. Tumpang, kalau kemarin kita per korwil tapi sekarang bpk. Bupati mebghendaki setiap kecamatan ada lokasi/stan sendiri sendiri. Berkenaan biaya dan bentuk acara yg akan kita laksanakan menurut bpk Bupati ” Jangan mengeluh karena ini agenda tahunan , jadi rencanakan dengan baik . Stan kita nanti kita buat sebagai wajah Tumpang , jadi dari budaya, sejarahnya serta produk dan Tumpang juga kita tonjolkan sebagai tempat wisata . pakaian kita gunakan baju daerah untuk penjaga stan agar nanti tampil beda dan penjaga stan ( SPG) harus anak anak muda jangan orang tua mengingat pameran itu harus menarik dan disiapkan brosur brosur yg memudahkan pengunjung mendapatkan informasi dengan tepat berkenaan dengan Produk Tumpang.

0 39

Kegiatan NOBAR ( Nonton Bersama Piala Dunia Russia 2018 ), kecamatan Tumpang terhitung sangat sukses. Nonton  bersama Piala Dunia Russia dalam pelaksanaannya dilakukan Panitia ( Panitia Nobar ) panitia yang dibentuk di kantor Kecamatan Tumpang itu terdiri dari Muspika Kecamatan dan KMB ( Kawula Muda Bersatu ), serta melibatkan Perangkat Desa sehingga dalam pelaksanaan bisa berjalan dengan tertib dan lancar.

sejak pelaksanaan semi final Panitia sampai final panitia memberikan hadiah kepada penonton yang hadir dengan memberikan pertanyaan seputar nama -nama , Kepala Desa , Camat Tumpang , Bupati Malang, istri Presidan RI dan juga Istri Bupati Malang , peserta yang dapat menjawab akan mendapatkan hadiah yang sudah di kemas / disiapkan oleh Panitia. Pemberian hadiah dilakukan oleh Camat Tumpang ( Sugeng Prayitno, S.Sos. , Kapolsek Tumpang ( AKP. Yusuf Suryadi ) Dan Ramil Tumpang ( Kap. Kav. Darto .S ) .

Dalam mengemas NOBAR Piala Dunia Russia 2018 Panitia Nobar Kecamatan Tumpang juga menghadirkan hiburan Elekton beserta biduan sebelum acara Piala Dunia dimulai sehingga dapat menyerap banyak penonton, selanjutnya pembagian hadiah kuis dilanjut saat babak pertama selesai ( Halp Time ).  Penonton juga di suguhi dengan camilan  dan juga makanan-makanan lain seperti pisang rebus, singkong dan juga tidak ketinggalan kopi Tumpang.