Tak Berkategori

0 21

WhatsApp Image 2018-05-16 at 08.13.01WhatsApp Image 2018-05-15 at 10.12.01 (1)Pakisaji, 14 Mei 2018

lomba cipta menu yang diselenggarakan Dinas Ketahana Pangan Kabupaten Malang

yang bertempat di Kecamatan Pakisaji, Kecamatan Tumpang menciptakan berbagai menu yang setiap menu terbuat dari bahan yang di tanam atau telah di budidayakan di wilayah Kecamatan Tumpang.  lomba yang bertujuan peningkatan penggunaan makanan yang berasal dari bahan non beras dan terigu ini  tumpang dapat menyabet piagam dan piala dengan katagorri penampilan terbaik. 

Gelar penampilan terbaik untuk lomba menu makanan merupakan langkah yang sangat baik, mengingat penampilan identik dengan Kemasan, Negara maju selalu bisa mengemas setiap produknya dengan baik/ atau penampilanya sehingga produk mereka dapat di sukai di Dunia. lomba yang di komando-i sendiri oleh Bpk. Camat Tumpang ( Sugeng Prayitno, S.Sos ) dan Bu Sek-Cam ( Dra. Sri Pawening, M.Si ), ini berarti Kecamatan Tumpang tidak mengganggap sepele. ” Tumpang merupakan daerah penyangga Taman Nasional Bromo Tengger Semeru  dan juga tempat tujuan wisata sehingga kita harus bisa menampilkan serta menyediakan menu terbaik untuk wisatawan lokal maupun manca Negara “. Ujar Camat Tumpang ( Sugeng Prayitno, S.Sos ).

Dalam lomba menu kesempatan ini Kecamatan Tumpang menampilkan menu yang terdiri dari, menu pagi, menu siang, dan menu malam yang masing masing menu di sesuaikan dengan waktu misalnya untuk menu siang hari menampilkan jus rosela, Rol Gulung sauce kacang, sedangkan untuk pagi menampilkan bubur Mariyam serta jus jambu. 

selamat untuk kecamatan Tumpang semoga wisatawan yang singgah bisa lebih senang dengan banyaknya menu makanan yang higinis dan kemasan yang baik…..

0 23

WhatsApp Image 2018-05-14 at 10.57.51 (1)

Kepedulian terhadap anak dan sayang terhadap anak sangat melekat pada Ibu Hj. Jajuk Rendra Kresna, ini terlihat pada setiap acara yang melibatkan anak-anak di wilayah Tumpang . Biasaya ibu yang satu ini selalu lupa waktu untuk hanya sekedar bercengkerama dengan anak-anak, bermain mengobrol . Meskipun terlihat tegas tapi ketika berhadapan dengan anak-anak Ibu Jajuk Rendra Kresna ini terlihat sangat lembut dan bersahabat.

Kedatangan Ibu Hj. Jajuk Rendra Kresna pada hari Sabtu, 12 Mei 2018 di Tumpang sangat disambut gembira oleh para anak yatim dari Yasyasan Sosial Islam  ( YASI ), selain memberi santunan Ibu Jajuk juga memberi motivasi terhadap anak-anak yang mayoritas tidak punya orang tua tersebut , dengan kedatangan Ibu Rendra ini terlihat dari raut anak-nak sangat gembira soalah kedatangan ibunya sendiri.

Dalam acara santunan tersebut Ibu Hj. Rendra Kresana di dampingi oleh Ibu Sek-Cam Tumpang ( Dra. Sri Pawening, M.Si ). Pada kesempatan tersebut bilau menyampaikan pada anak-anak yatim bahawa ” Setiap anak mempunyai hak yang sama baik yang punya orang tua maupun yang tidak yang penting semangat belajar jangan minder gunakan sebuah kekurangan  sebagai Power bukan sebagai kelemahan siapa tahu nanti kalau ber prestasi bisa dapat biya siswa”. ungkap Bu Jajuk.

 

0 19

WhatsApp Image 2018-05-14 at 10.46.08Banyaknya kegiatan dan kerja keras yang banyak menggunakan pikiran dapat mengakibatkan stress, berawal dari ide agar semua staf Kecamatan dan Perangkart Desa se-Kecamatan Tumpang dapat terhibur dan  Refress , maka Camat Tumpang ( Sugeng Prayitno, S.Sos. ) melempar ide kepada 15 Kepala Desa yang hadir pada rapat koordinasi, ternyata ide tersebut disambut gembira oleh semua yang hadir.

Tindak lanjut dari ide dan persetujuan 15 Kepala Desa tersebut yaitu membentuk panitia yang di pimpin oleh Sek-Cam ( Dra. Sri Pawening, M.S.i ) dalam pembentukan tersebut tersusun panitia sebagai beriku :

Ketua Panitia      : Sugeng Hartoyo ( Kepala Desa Pulung Dowo )

Wakil Ketua        : Totok Sugianto ( Kepala Desa Pandan Ajeng )

Bendahara          : Ulin Ni’mah ( Kepala Desa Wringin Songo )

Kemudian yang dilanjutkan dengan pembentukan seksi, seksi kegiatan dari KMB ( Kelompok Muda Bersatu ) dan dari kader PKK serta Perangkat Desa, Staf Kecamatan. tempat yang dipilih untuk Famliy Gethering adalah Panti Ungapan .

Pemberangkatan peserta terpusat di Kantor kecamatan pada hari sabtu tanggal 12 Mei 2018 sampai di Pantai jam 9’00 WIB.  Kegiatan dimulai semua peserta sarapan pagi kemudian berkumpul dipanggung.

Sambutan Camat Tumpang ( Sugeng Prayitno, S.Sos ), menyampaikan beberapa hal yang intinya tujuan kegiatan adalah agar semua staf ,perangkat Desa, dan semua stek holder bisa Refress kembali setelah bekerja karena kejenuhan bisa menurunkan kinerja setiap individu dengan alasan itu Bpk Camat siap untuk mem-fasilitasi acara serupa tahun depan. Acara Family Gethering ini selain tujuannya untuk menghilangkan kejenuhan juga melepas Dua staf yang sudah purna tugas, yaitu : Bu Siti Aisyah ( Kasubag Umum Keuangan dan Aset ) dan  Pak , Zarkasi ( Kasi Ekbang ).

Acara dimulai dengan Game dimana melibatkan semua peserta berdasarakan kelompok Desa dan staf, diantaranya permainana Ular dimana setiap peserta membuat kelompok sejumlah Lima orang dan memasukan tali yang dibentuk lingkaran dimasukan memutar, sedangkan yang tidak kalah meriah adalah Game memindahkan air dari ember permainan ini juga dilakukan dengan berkelompok peserta harus mambawa air di atas kain , tanpa kekompakan dan kerja sama yang baik maka air akan tumpah. Joget hollig ini adalah acara yang paling ditunggu tunggu, dengan iringan Orkes Dangdut MEGA VISTA (Talida Production)

0 21

Peringatan hari Pendidikannasional yang di gelar di Kecamatan Tumpang pada hari Selasa , 7 Mei 2018, dilakukan dengansangat hikmat. Uapacara di stadion Tumpang yang melibatkan semua lembaga pendidikan itu di ikuti sekitar 500 peserta dari anak  TK, SD, SMP, SMA baik swasta maupun Negri dan juga semua unsur dari muspika Kecamatan Tumpang.

Dari jam 8’00 Wib peserta upacara sudah memenuhi lapangan upacara dengan di bagi 5 pleton yang masing-masing pleton dipimpin seorang komandan  : Komandan Pleton 1 , Tushawandi, Komandan Pleton 2  G. Kukuh Iksanto, Komandan Pleton 3 dipimpin oleh, Anggun Nur K ( untuk anak TK ), Komandan Pleton 4 dipimpin oleh Nurul Fatoni, dan Komandan Pleton 5 dipimpin oleh , Moc. Suud. Pemibina Upacara di  ambil sendiri oleh Camat Tumpang, Sugeng Prayitno, S.Sos.  Perwira Upacara, Anas Khoirul Rosyidi, S.Pd, Pimpinan Upacara , Dian Yudananto, S.Pd. Protokol dibacakan oleh , Indah Wahyu KD, M.Pd ( Guru SD. Bokor ) dan Ainur Rofqoh ( Guru SDN 3 Tumpang), Pembaca Pembukaan Undang-Undang 45  oleh Adtyia Wedhe, W.SPd ,  doa dibacakan Drs.Ishadur RofiqWhatsApp Image 2018-05-14 at 09.25.31

0 30

WhatsApp Image 2018-05-08 at 08.08.36

Rabu(1/5) bertempat di pendopo Desa Slamet Pembinaan Desa kembali dilaksanakan dalam upaya meningkatkan kinerja pemerintahan Desa. Pembinaan dilaksanakan sesuai dengan bidang masing masing di antaranya Perangkat Desa, PKK, Linmas, BPD, LPMD, dan Karang Taruna.

Dalam sambutannya Sekcam Tumpang Ibu Sri Pawening yang mewakili Camat Tumpang mengatakan dalam menggunakan anggaran DD/ADD harus sesuai dengan peruntukannya dan pemerintah Desa yang paham dengan kebutuhan pembangunan daerahnya harus memakai skala prioritas dalam menyalurkan anggaran. Jangan sampai terjadi penyalahgunaan yang mengakibatkan masalah hukum.

“Sebentar lagi kita akan memasuki penilaian Kecamatanan Berseri yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Melalui Dinas Lingkungan Hidup, oleh karena itu Desa Slamet sebagai pintu gerbang Kecamatan  Tumpang harus berbenah agar Tumpang dapat mempertahankan predikat juara Kecamatan Berseri tahun lalu,” ujar Sekcam Tumpang

Sekcam Tumpang juga mengajak saudara-saudara Karang Taruna untuk semangat bersama-sama membangun Desa, sebagai generasi penerus harus banyak belajar dan bersiap diri melanjutkan estafet perjuangan membangun Desa.

“Keamanan harus ditingkatkan mengingat sebentar lagi akan dilaksanakan pilkada serta kita harus menjaga remaja dan anak-anak dari narkoba. semua pihak harus bekerjasama menangkal peredaran narkoba karena tantangan sekarang semakin sulit dengan perkembangan zaman yang sangat cepat,” pungkasnya.

0 31

WhatsApp Image 2018-04-16 at 13.49.22 (1)

WhatsApp Image 2018-04-16 at 13.49.22
Rabu, 11 April 2018 telah dilaksanakan Bimbingan Teknis 10 Program Pokok PKK yang digelar oleh Penggerak PKK Kabupaten Malang, turut hadir Ibu Jajuk Rendra Kresna sebagai Ketua Penggerak Kabupaten Malang.
Kegiatan ini dimulai jam 09.00 WIB dengan diawali Pembinaan PKK Desa Pokja 1 sampai 4. Dan dilanjutkan Bu Jajuk Rendra Kresna memberikan motivasi kepada murid Paud. Dalam sambutannya beliau berpesan kepada orang tua/ Wali agar menjaga anak sebagai titipan Tuhan dengan baik terutama pendidikan, gizi dan kasih sayang.

0 31

IMG-20180404-WA0007 IMG-20180403-WA0025
Tumpang, Selasa 03 April 2018 Pkl 14.00 s/d 15.10 Wib, telah dilaksanakan rapat koordinasi kegiatan pendataan PKL di Kecamatan Tumpang yang di Laksanakan di aula kantor Kecamatan Tumpang yang dihadiri – + 50 Undangan

Hadir dalam giat tersebut :
1. Camat Tumpang. Bpk. Sugeng Prayitno. S. Sos.
2. Danramil Tumpang ( yg di wakili. Pelda. Asnan)
3. Kapolsek Tumpang AKP. Yusuf Suryadi ( yg di wakili, Ipda Saminto.SH)
4. Ka, Dishub Tumpang, Bpk. Anton Muji Pangestu.SH.
5. Ka, UPT. Dinas Pasar. Bpk. Hartono
6. Kasi Trantip, Kec. Tumpang Bpk. Rosidi
7. Staf Kecamatan dan Jajaran Staf Perangkat Desa se Kecamatan Tumpang
8. Kanit Intel Polsek Tumpang, Aiptu Purwadi

0 60

 

 

candi-kidal-ikut-berkontribusi-terhadap-bangsa-indonesia_20180311-021645WhatsApp Image 2018-03-10 at 20.52.40WhatsApp Image 2018-03-10 at 20.52.41TUMPANG – Bupati Malang Dr. H. Rendra Kresna, Sabtu (10/3) pagi mengajak masyarakat Tumpang khususnya yang berada di wilayah Candi Kidal untuk mengikuti sarasehan menuju desa berdaya dengan tema “Peran Masyarakat Termaginal dalam Pemberdayaan dan Pengentasan Kemiskinan dengan Program BUMDes.

Tampak hadir sebagai tamu istimewa yang mengisi acara tersebut, Prof. Dr. Haryono Suryono sebagai Ketua Dewan Penasehat dari Kementerian Desa. Turut serta pula Kepala BKKBN Provinsi Jawa Timur, LPPM Universitas Brawijaya Malang, Kelompok UMKM se-Kabupaten Malang, Poktan dan Karang Taruna se-Kecamatan Tumpang, serta Muspika setempat.

Bupati mengaku bersyukur atas kehadiran Prof. Dr. Haryono dalam kesempatan tersebut. “Terima kasih saya sampaikan kepada profesor karena perhatiannya ke Kabupaten Malang yang tentunya kedepannya kami masih sangat membutuhkan bimbingan serta binaan khususnya dalam pembangunan desa, insyaallah Kabupaten Malang akan menikmati kemajuan melalui pembangunan masyarakat desa,” ungkap Bupati.

Menurutnya, Candi Kidal ikut berkontribusi terhadap bangsa dengan sejarahnya yang mengajak masyarakat Indonesia untuk tidak mudah terpecah belah seperti adanya lambang dasar negara Pancasila yang diambil dari Candi Kidal yakni Garuda. Artinya dengan semangat Garuda, Bupati akan memberikan support bagi seluruh kepala desa yang berupaya memajukan desanya.

“Hal ini merupakan salah satu program dirjen pembangunan kawasan pedesaan dimana membangun desa tidak lagi hanya kepada satu kelompok melainkan minimal ada dua hingga tiga desa yang akan bersama-sama bersinergi membangun desa, sepanjang kedua desa tersebut berdekatan dan mempunyai potensi yang sama,” jelasnya.

Ia berpesan kepada seluruh masyarakat di lingkungan Candi Kidal untuk tidak menghilangkan potensi yang ada tetapi bagaimana agar bisa terkemas dengan baik, apabila bisa mengolah potensi tersebut ia berharap tidak hanya bertahan hanya sehari dua hari.

“Saya berharap khususnya kepada para pemuda untuk terus kreatif dan berkreasi sehingga apa yang menjadi potensi disini bisa dikembangkan. Misal seperti di Pujon Kidul, Pemkab. Malang tidak memberikan dana sepersen pun, tetapi pemudanya telah difasilitasi oleh kades yang memang inovatif jadi selalu ada ide untuk membangun tempat berkumpul (rekreasi) di tengah sawah sambil menikmati sunset. Apalagi sekarang dalam jangka waktu dua tahun, perkembangannya fantastis bisa menghasilkan omzet mencapai 10 M. Itu sudah bisa memberikan sumbangsih keuangan kepada desanya, entah itu untuk pembangunan infrastruktur, pemberdayaan perempuan, atau untuk program lainnya,” harap Bupati.

Sementara itu, Ahmad Taufik selaku Kepala Desa setempat juga mengucapkan terima kasih atas kunjungan Prof. Dr. Haryono beserta Bupati Malang yang menyempatkan untuk hadir dalam kegiatan sarasehan. Ia menjelaskan bahwa 14 tahun yang lalu, desanya merupakan desa tertinggal yang mempunyai radius 10-15 km untuk menuju ke kota. Juga dijelaskan pula mengenai SDM di desa tersebut mayoritas lulusan SMP.

“Namun, kami mempunyai tenaga kerja yang mempunyai semangat tinggi untuk bekerja seperti halnya mengolah potensi yang ada di desa. Sumber pertanian kami melimpah seperti buah-buahan nangka, jeruk dan durian tetapi memasuki masa panen harga menjadi sangat murah. Misalkan nangka dengan harga 15 ribu/kg yang seharinya bisa panen sampai enam truck kurang lebih mencapai 25 ton, hal itu juga terjadi ketika harga jual telur horn rendah,” keluh Taufik.

Melihat potensi tersebut, Taufik berharap pemberdayaan dari pemerintah untuk ikut membimbing bagaimana buah-buahan tersebut bisa diolah menjadi oleh-oleh khas Kabupaten Malang, seperti dibangunnya home industri guna menaikkan derajat perekonomian masyarakat sekitar. “Termasuk ibu-ibu PKK disini sekitar 100 orang mempunyai keahlian sebagai ahli bordir tetapi pada kenyataannya tidak bisa menjual produknya dikarenakan masalah pemasarannya,” lapornya.

Tidak hanya itu, masih banyak yang ia lontarkan dalam kesempatan emas itu seperti belum dapatnya pengembangan Candi Kidal sebagai aset bersejarah yang seharusnya bisa jadi sektor pariwisata. Dari situ, ia menyimpulkan bahwa dengan adanya semangat atau tekat warga bersama-sama pemerintah agar bisa berdaya saing demi kesejahteraan masyarakatnya menuju desa yang mandiri.
*Sumber Humas Pemkab Malang

0 73

IMG-20180303-WA0007
Tumpang – telah dilaksanakan penanaman pohon sebanyak 4000 bibit di Desa Duwet Krajan tepatnya di sekitar daerah wisata Sumber Pitu, Sabtu (3/3) pagi. Kegiatan ini diadakan oleh Dandim 0818 Malang-Batu dan didukung oleh Pemerintah Kabupaten Malang.
Tampak hadir Bupati Malang Rendra Kresna, beliau menyampaikan dalam pidatonya bahwa perkembangan hutan sekarang banyak yang rusak sehingga menyebabkan banjir dan kekeringan. Hal ini sebagai petanda rusaknya ekosistem sehingga perlu dilakukan rehabilitasi. Pak Rendra, sapaan akrab Bupati menegaskan, kondisi ini berbahaya, harus dihentikan. Ia mengajak, agar mari bersama-sama hijaukan Indonesia untuk generasi penerus bangsa.

0 74

IMG-20180214-WA0015

Rabu, 14 Februari 2018 telah dilaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan tahun 2019 di Kantor Baru Kecamatan Tumpang Jl. Raya Malangsuko no 1 .

Camat Tumpang SUGENG PRAYITNO, S.Sos membuka Musrenbang Kecamatan Tumpang sekaligus memberi paparan terkait materi Musrenbangcam dilanjutkan sambutan perwakilan Bappeda Kabupaten Malang serta Sambutan Anggota DPRD Kab Malang Dapil III Sdr. Amarta Faza, ST.

Sama dengan tahun-tahun sebelumnya, Musrenbang kecamatan ini diikuti oleh Muspika Kecamatan, UPT se Kecamatan Tumpang Kepala Desa beserta perwakilan Desa, serta undangan lainnya.

Musrenbang adalah momentum bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pemerintah dan hasil Musrenbang ini akan menjadi masukan dalam pembahasan RAPBD 2019 mendatang.


IMG-20180214-WA0014